Pages

Wednesday, August 15, 2018

Bursa Asia dalam Tekanan

INILAHCOM, TOkyo - Saham Asia akan bisa turun pada hari Kamis (15/8/2018), mengambil isyarat dari kerugian di Wall Street setelah raksasa internet China Tencent melaporkan penurunan laba kuartalan, terutama hasil mengecewakan yang membebani ruang teknologi di Amerika Serikat.

Futures menunjukkan pembukaan lebih rendah untuk pasar utama di wilayah tersebut, dengan Nikkei berjangka yang diperdagangkan di Chicago turun 0,9 persen dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks. Di tempat lain, futures SPI Australia lebih rendah 0,84 persen pada akhir Rabu seperti mengutip cnbc.com.

Pasar AS secara keseluruhan mengalami penurunan dalam semalam, dengan Dow Jones Industrial Average kehilangan 137,51 poin dan ditutup 0,54 persen lebih rendah pada 25.162,41. Nasdaq Composite turun 1,23 persen menjadi berakhir pada 7,774.12 dan S & P 500 mengakhiri sesi lebih rendah dengan 0,76 persen pada 2,818.37.

Pergerakan ke bawah sebagian besar dipicu oleh penurunan saham teknologi menyusul pendapatan kuartalan yang mengecewakan dari Tencent. Sektor ini, yang memiliki pembobotan terbesar di S & P 500, turun lebih dari 1 persen setelah pengumuman mengecewakan dari raksasa teknologi China, dengan perusahaan seperti Facebook dan Alibaba semua mencatat kerugian.

Tencent pada hari Rabu mengumumkan laba untuk kuartal yang berakhir pada Juni merosot 2 persen menjadi 17,87 miliar yuan (US$2,59 miliar) dari satu tahun lalu, datang di bawah perkiraan Thomson Reuters sebesar 19,67 miliar yuan. Itu juga merupakan penurunan laba pertama bagi perusahaan dalam hampir 13 tahun.

Saham Tencent sempat tersandung pada sesi terakhir, turun 3,61 persen di Hong Kong karena bisnis game-nya berada di bawah pengawasan regulasi yang lebih besar. Saham raksasa teknologi AS itu turun 6,67 persen pada hari Rabu.

Pasar negara berkembang berkinerja buruk semalam, dengan iShares MSCI Emerging Markets ETF (EEM) jatuh lebih dari 2,9 persen dan bergerak ke dalam wilayah pasar beruang, mengacu pada penurunan lebih dari 20 persen dari tertinggi baru-baru ini.

Kekhawatiran terkait dengan krisis mata uang Turki juga di latar belakang setelah mata uang negara itu turun ke rekor rendah awal pekan ini. Lira menguat semalam untuk diperdagangkan di 5,9505 terhadap dolar pada pukul 7:15 pagi waktu HK / SIN, menguat setelah Turki memangkas akses bank-bank luar negeri terhadap mata uangnya.

Indeks dolar, yang melacak dolar terhadap sekeranjang mata uang, sebagian besar stabil dalam semalam. Indeks terakhir di 96,696 setelah menyentuh level tertinggi 13 bulan di 96.984 di sesi terakhir.

Sementara itu, yuan di luar negeri diperdagangkan pada 6,9421 pada pukul 7:04 pagi waktu HK / SIN setelah sebelumnya melemah untuk diperdagangkan pada pegangan 6,95.

Di Asia Tenggara, bank sentral Indonesia pada hari Rabu menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen. Bank Indonesia secara kumulatif telah menaikkan tarif sebesar 125 bps sepanjang tahun ini.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Pasarmodal kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2MNFhwp

No comments:

Post a Comment