Pages

Wednesday, August 15, 2018

Saham Baru Emiten ANDI Langsung Naik 70%

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan perkebunan PT Andira Agro Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan skema Intial Public Offering (IPO) dengan kode emiten ANDI, itu berarti Andira Agro menjadi anggota emiten ke-32 di tahun 2018.

Pada pencatatan perdana, Kamis (16/8/2018), saham ANDI sempat stagnan tak bergerak di level Rp200, selang 45 detik saham ANDI langsung berada di zona hijau, dengan harga Rp340 per saham atau naik 140 poin setara 70%.

Pada level tersebut saham ANDI ditransaksikan dengan volume 20 lot dan frekuensi 1 kali. Nilai transaksi perseroan pada perdagangan perdana sebesar Rp680 ribu.

"Dengan dana IPO ini kita akan melakukan perluasan perkebunan kelapa sawit," kata Direktur ANDI Kahar Anwar di Gedung BEI.

Asal tahu saja, perusahaan melepas 500 juta lembar sehingga berpotensi meraih dana Rp100 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana efek ialah PT Victoria Sekuritas Indonesia.

Berdasarkan situs resmi perseroan, ANDI bergerak di dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan pengolahannya. Perusahaan memiliki konsesi lahan seluas 12.172 hektare, dengan perinciannya kebun inti 5.463 hektare dan kebun plasma 4.668 hektare.

Sebelum IPO, saham Andira Agro sebesar 67,88% dipegang oleh PT Central Energi Pratama (CEP) dan 32,12% dimiliki oleh PT Anugerah Perkasa Semesta (APS). APS memegang 99,90% saham CEP.

Anne Sutanto menjadi pemilik 54% saham Anugerah Perkasa Semesta dan 0,10% saham Central Energi Pratama. Wanita ini juga tercatat sebagai Direktur Utama PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. (BTEK) dan Wakil Presiden Direktur PT Pan Brothers Tbk. (PBRX). [hid]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Pasarmodal kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2MQxf68

No comments:

Post a Comment